PEMBERITAHUAN BATAS VERVAL

Diberitahukan kepada seluruh lembaga Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, dari tingkat RA sampai MA, bahwa proses Verval (Verifikasi dan Validasi) NUPTK akan berakhir tanggal 20 Oktober 2013. Oleh karenanya bagi lembaga yang masih belum melakukan proses ini sedia kiranya mempercepat diri dan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan di atas. Sekian pemberitahuan ini.

Bagi Lembaga Madrasah yang belum mempunyai Aktivasi Akun Madrasah segera laporkan pada kami untuk selanjutnya diproses. Disampaikan banyak terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Salam Admin……

gue di sekolah web

LANGKAH VERVAL NUPTK

Saudara-saudara Operator yang saya banggakan, selangkah demi selangkah tugas kita sudah kita jalani. Memang tugas ini sangat berat jika dipandang berat, namun jika kita menjalananinya dengan rasa tanggungjawab dan enjoy maka seberat apapun pendataan ini akan ringan kita rasakan.

Saudara-saudara berkenaan dengan Verval NUPTK berikut langkah praktis dalam proses verval tersebut. Silahkan unduh file berikut:

4. Padamu – Verval A01 – v.2.1

5. Padamu – PTK (Verval level 2)- v.2.1

Terimakasih dan selamat bertugas. Semoga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan. Amin Ya Robbal Alamin

SOSIALISASI SIM PADAMU NEGERI, EMIS 2013/2014, PTK DIGITAL

Dihimbau kepada seluruh Operator MTs se-KKM MTs Negeri Terate Pandian Sumenep, bahwa Pelatihan Operasi Sim Padamu Negeri akan dilaksanakan pada:

Hari       : Minggu

Tanggal : 22 September 2013

Pukul     : 10.00 WIB (on time)

Tempat  : Aula MTs Negeri Terate Pandian Sumenep

KETENTUAN:

1. Wajib membawa Laptop, Modem

2. Surat Tugas dari Kepala Madrasah

3. Biodata lengkap operator (untuk sertifikat dan praktek isian PTK)

Demikian pemberitahun kami. Mengingat sangat pentingnya Program ini Harap hadir tepat waktu. Terimakasih atas perhatiannya.

Pendataan Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan Formulir Digital Tahun 2013

Berkenaan tentang perlunya pendataan PTK menggunakan aplikasi dan memperbaiki Aplikasi Pendataan PTK dengan Formulir Digital Pada Tahun 2012 lalu, maka dengan ini disampaikan Formulir Digital Pendataan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Tahun 2013  beserta Petunjuk Pengisian dan Mekanisme Pendataan Tujuan pendataan PTK pada tahun 2013 ini adalah untuk:

  1. Memperoleh data yang valid melalui pengisian mandiri yang dilakukan oleh masing-masing PTK yang dapat digunakan sebagai perencanaan (terutama terkait tunjangan guru) dan evaluasi PTK.
  2. Kantor Kementerian Agama Kab./Kota memiliki data PTK yang lengkap dan terbaru.
  3. Memperoleh kebutuhan guru yang belum sertifikasi dan sudah tersertifikasi secara menyeluruh.
  4. Memperoleh pemetaan guru dengan berbagai variabel data.
  5. Perhitungan kelayakan guru yang berhak memperoleh tunjangan-tunjangan PTK .

Lingkup Pendataan PTK dengan Formulir Digital ini meliputi Guru PNS, Guru Non PNS dan Tenaga Kependidikan pada jenjang RA, MI, MTs, dan MA baik negeri maupun swasta serta Pengawas Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dengan waktu pendataan dilakukan mulai tanggal 23 Agustus 2013 sampai 4 Oktober 2013.

Silakan download aplikasi dan petunjuk penggunaan aplikasi berikut:

PENTING: SETIAP GURU (PENDIDIK) DAN TENAGA KEPENDIDIKAN YANG MENGISI FORMULIR DIGITAL INI WAJIB MEMERIKSA DATA YANG TELAH DIISIKAN SILAKAN PRINT DAN DISAHKAN OLEH PEJABAT BERWENANG DAN DIBUBUHI MATERAI Rp 6.000,-. SEGALA KONSEKUENSI KESALAHAN DATA MENJADI TANGGUNG JAWAB YANG BERSANGKUTAN.

SURAT PERNYATAAN AKREDITASI

SURAT PERNYATAAN SIAP AKREDITASI:

Silahkan klik tautan di bawah ini untuk mendownload:

Surat pernyataan siap diakreditasi tahun 2013

SEKILAS MENGENAI AKREDITASI MADRASAH

Di era globalisasi sekarang ini, dibutuhkan adanya sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Hal ini karena jumlah penduduk yang semakin besar dan persaingan semakin ketat. Oleh karena itu dunia pendidikan dituntut untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan dan dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berprestasi tinggi.

Upaya peningkatan kualitas pendidikan secara nasional merupakan salah satu agenda yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah. Upaya ini diarahkan agar setiap lembaga pendidikan selalu berupaya untuk memberikan jaminan kualitas kepada pihak-pihak yang berkepentingan atau masyarakat yakni suatu jaminan bahwa penyelenggaraan pendidikan di sekolah/madrasah sesuai dengan apa yang seharusnya terjadi dan sesuai pula dengan harapan mereka.

Apabila setiap lembaga penyelenggara pendidikan selalu berupaya untuk memberikan jaminan kualitas dan upaya ini dilakukan secara terus menerus, maka diharapkan mutu pendidikan secara nasional akan terus meningkat. Peningkatan mutu pendidikan di sekolah/madrasah salah satunya ditunjukan dengan pencapaian prestasi belajar yang tinggi.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan mutu  pendidikan, pemerintah mengeluarkan Undang Undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 60, Peraturana Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Pasal 86 & 87 dan Surat Keputusan Mendiknas No. 87/U/2002  tentang Akreditasi Sekolah/madrasah.

Dalam keputusan tersebut dengan tegas menunjuk seluruh sekolah agar diakreditasi, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta. Sebelumnya Keputusan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 020/Kep/1983, menyebutkan bahwa akreditasi hanya untuk sekolah swasta. Akreditasi sekolah adalah suatu kegiatan kelayakan dan kinerja suatu sekolah berdasarkan kriteria (standar) yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh badan akreditasi sekolah yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan peringkat kelayakan.

Apa Akreditasi Sekolah itu ? Akreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian (asesmen) sekolah secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah yang bersangkutan.

Apa Tujuan Akreditasi Sekolah/madrasah, berikut ulasannya :

  1. Memberikan informasi tentang kelayakan sekolah / madrasah atau program yang dilaksanakan berdasarkan standar nasional pendidikan.
  2. Memberikan pengakuan peringkat penilaian
  3. Memberikan rekomendasi tentang penjaminan mutu pendidikan kepada program dan atau satuan pendidikan yang diakreditasi dan pihak terkait.

Adapun manfaat dari akreditasi sekolah/madrasah ini adalah :

  1. Membantu sekolah / madrasah dalam menentukan dan mempermudah kepindahan peserta didik
  2. Membantu mengidentifikasi sekolah/ madrasah dalam rangka pemberian bantuan/ dukungan
  3. Acuan dalam hal peningkatan mutu
  4. Umpan balik dalam upaya memberdayakan kinerja sekolah/ madrasah
  5. Membantu sekolah dalam melakukan evaluasi diri bagi sekolah secara terus menerus

Fungsi akreditasi sekolah :

  1. Akuntabilitas, sebagai bentuk pertanggungjawaban sekolah/ madrasah kepada public, apakah layanan yang diberikannya telah memenuhi harapan masyarakat atau tidak
  2. Pengetahuan, sebagai informasi kepada masyarakat/ public tentang kelayakan dan kinerja sekolah/ madrasah yang bersangkutan
  3. Pembinaan dan pengembangan, yakni sebagai dasar bagi sekolah/ madrasah dalam upaya meningkatkan mutunya.

Setelah mengetahui tujuan, manfaat dan fungsi Akreditasi Sekolah ini, maka langkah awal bagi sekolah adalah tentunya menyiapkan diri dalam menhadapi akreditasi sekolah yang dimaksud. Apa saja yang harus diperispkan adalah memahami secara seksama tentang apa yang dimaksud dengan akreditasi, tujuan dan fungsi serta siapa yang melakukan akreditasi dan komponen-komponen apa saja ayang menjadi penilaian dalam akreditasi tersebut.

Akreditasi sekolah adalah proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan dan kinerja satuan dan atau program pendidikan yang dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas public, dan dilakukan secara obyektif, adil dan transparan dengan menggunakan instrument dan criteria yang mengacu kepada standar nasional pendidikan.

Dalam proses akreditasi ini dilakukan oleh Badan Akreditasi  Nasional atau BAN-S/M ditingkatan propinsi  dan untuk mempermudah dan pelaksanaan tugas di tingkatan kabupaten dibentuk Unit Pelaksana Akreditasi (UPA).

Adapun komponen utama akreditasi ini adalah terpenuhinya 8 standar pendidikan secara nasional oleh satuan pendidikan yang diakreditasi. Ke8 Standar Nasional Pendidikan ini adalah :

  1. Terpenuhinya Standar Isi
  2. Terpenuhinya Standar Proses
  3. Terpenuhinya Standar Kompetensi Lulusan
  4. Terpenuhinya Standar Pendidik dan Tenaga Kependidika
  5. Terpenuhinya Standar Sarana dan Prasarana
  6. Terpenuhinya Standar Pengelolaan
  7. Terpenuhinya Standar Pembiayaan
  8. Terpenuhinya Standar Penilaian Pendidik

Hal-hal yang mesti dipersiapkan sekolah dalam akreditasi sekolah/ madrasah ini antara lain :

  1. Mencermati dan memahami item-item yang ada pada 8 standar nasional pendidikan. Dalam mencermati dan memahami item-item yang terdapat dalam 8 standar nasional pendidikan ini tentunya pihak sekolah tentunya harus membagikan terlebih dahulu buku perangkat akreditasi yang terdiri atas Instrumen akreditasi, petunjuk tehnis, cara pengisian, dan instrument akreditasi pengumpulan data dan informasi pendukung akreditasi lainnya.
  2. Membentuk tim akreditasi di tingkatan sekolah. Dalam membentuk tim ditingkatan sekolah ini sebaiknya terdiri paling tidak 8 orang yang sesuai dengan ke-8 standar nasional pendidikan yang telah ditetapkan sehingga pembagian tugasnya menjadi lebih jelas.
  3. Mengembangkan Sistem Informasi Manajemen (SIM). SIM ini adalah system informasi yang berbasis kompetensi yang dirancang secara khusus sehingga informasi tersebut dapat diakses secara cepat dan akurat . Namun tentunya system informasi yang dimaksud adalah system informasi yang sesuai dengan implementasi dari ke-8 Standar Nasional Pendidikan yang telah ditetapkan.
  4. Pra-evaluasi diri untu mengetahui seberapa jauh kesiapan yang telah dilakukan. Praevaluasi ini dimaksudkan agar pihak sekolah dapat mengukur sejauh mana kinerja yang selama ini dilakukan, sehingga evaluasi didi ini nantinya akan menghasilkan umpan balik bagi peningkatakan kinerja sesuai dengan 8 Standar Nasional Pendidikan yang telah ditetapkan
  5. Mengembangkan dan memantapkan ke-8 standar nasional pendidikan yang telah ditetapkan. Pihak sekolah hendaknya memiliki target atau brancmark tentang keadaan setiap standard dan indicator yang akan diakreditasi.
  6. Evaluasi diri dan menyiapkan aplikasi pendidikan. Sebaiknya dalam evaluai diri ini, pihak sekolah haruslah dilakukan secara jujur sehingga di dapatkan informasi tentang sejauh mana kesiapannya pihak sekolah yang bersangkutan. Sebaiknya evaluasi diri ini dilakukan bersama-sama dengan Pihak Pengawas Pembina.